| Ibu Marsono adalah salah satu pembuat jamu tradisional yang tetap eksis dan konsisten hingga saat ini. Dimulainya UKM Jamu tradisional sejak tahun 1987 di rumahnya Cupuwatu II. Selain membuat, bu Marsono juga memasarkan Jamu buatannya sendiri dengan berkeliling kampung menggunakan sepeda yang bagian boncengannya sudah di desain untuk wadah botol-botol dan perlengkapan pendukungnya. Menurutnya, jamu yang paling laris di pasaran adalah jenis-jenis populer yang memang di gemari kunyit seperti masyarakat asem, beras kencur, paitan dan uyup-uyup. Semua jenis jamu yang dibuat memiliki khasiat dan fungsi masing-masing bagi kesehatan. Jamu bu Marsono memang jamu rumahan dan bukan industri besar, namun keberadaan jamu yang dibuat dan dipasarkan secara konsisten sejak puuhan tahun lalu adalah aksi nyata wirausaha tradisional yang bermanfaat bagi kesehatan warga. Beruntung sekali Cupuwatu II memiliki bu Marsono dengan jamunya.
Jamu merupakan minuman tradisional berkhasiat untuk menjaga kesehatan yang telah turun temurun dikonsumsi baik keluarga keraton dan khususnya masyarakat Jawa. |
| Bahan baku pembuatan jamu adalah empon-empon atau simplisia (rempah kering) yang mudah ditanam dan diperoleh disekitar lingkungan kita.
– Jamu Beras kencur : beras, kencur, jahe, gula merah, biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulaga. – Jamu Kunir asem: kunyit, asam jawa, gula merah, dan temu lawak – Jamu Temulawak: Temulawak, asam jawa, gula aren, daun padan serta jinten – Jamu Brotowali: Brotowali – Jamu pegal linu: cabe jamu dan puyang, ditambahkan rempah dan bahan lainnya – Jamu uyup-uyup : kencur, jahe, bangle, laos, kunir, temulawak, puyang, dan temugiring |
| Cara membuat Jamu :
1. Parut atau deplok jamu/empon-empon yang sudah dibersihkan |
