Bregodo adalah pasukan prajurit Kraton yang sering mengiringi dan mengawal arak-arakan acara yang digelar Kraton. Mereka yang sebagian adalah para orang tua sangat identik dengan seragam berwarna mencolok seperti merah, putih gading dan hitam. Mereka biasanya mengenakan sepatu hitam dengan kaus kaki putih sepanjang lutut. Bregodo biasanya berjalan pelan di depan dengan langkah khas sambil membawa sejumlah senjata seperti keris, senapan dan tombak. Sebagian bregodo juga memainkan musik layaknya pasukan drumband.
Bregodo Surogeni berdiri pada tanggal 5 Oktober 2016. Bregodo tersebut biasanya ditampilkan ketika ada acara di dusun, seperti kirab budaya ketika memperingati HUT RI atau dalam rangka merti dusun Sorogenen II. Bregodo Surogeni juga ikut berperan serta dalam kegiatan yang ada di Kalurahan Purwomartani, contohnya merti desa. Bregodo Surogeni kini sudah mempunyai NIK (Nomor Induk Kebudayaan) yang diberikan pada bulan November tahun 2021
Bregodo umbul kamulyan merupakan salah satu seni tak benda yang ada di Dusun Dayakan. Bregodo ini terbentuk atas prakarsa dari Bapak Dukuh Marsudiyana sendiri. Bregodo mulanya hanya ditampilkan untuk pelaksanaan acara desa saja. Tetapi semakin lama semakin dilestarikan dan di komersilkan, seperti mengikuti lomba bregodo atau bahkan sekedar untuk memeriahkan sebuah hajatan manten warga setempat.
Bregodo umbul kamulyan terdiri atas beberapa pleton:
- Pasukan jemparing
- Pasukan klenthing
- Pasukan gunungan
- Pasukan tombak
- Pasukan tameng
- Pasukan pengiring music
- Pasukan display (penari)
- Pasukan genthong
bBregodo Bathok Bolu Sambiroto asal Padukuhan Sambiroto sebagi pendukung Upacara Adat Suran Bathok Bolu Alas Ketonggo
