KENDUREN

August 13, 2025

DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat, Ritus,

Kenduren, sering disebut juga kenduri

Upacara adat yang satu ini adalah salah satu acara adat yang diadakan sebagai perwujudan dari rasa syukur kepada tuhan, atas terkabulnya do’a dan harapan. Meski Kenduren sebenarnya sangat banyak macamnya, namun secara garis besar kenduren adalah adat istiadat untuk bersyukur. Kenduren diadakan hanya dengan mengundang para tetangga sebelah, untuk berdo’a bersama dan bersyukur, Kenduren biasanya dihadiri oleh para lelaki dewasa khususnya yang telah berumah tangga, biasanya bila pemilik acara beragama muslim, maka kenduren akan berisi dengan pengajian, dan dihidangkan pula makanan-makanan khas yang biasanya ada dalam acara Kenduren, meliputi, Nasi Kuning yang sering dibuat menjadi tumpeng, telur, abon, ayam, sayur dan buah pisang, tentunya yang sangat khas dalam acara Kenduren yakni adalah hidanganya. Acara kenduren kini mulai jarang dilakukan oleh orang jawa sendiri, hanya orang tertentu yang mau untuk mengadakanya, karena seiringya berjalan pergantian zaman, semakin jarang orang yang peduli terhadap adat istiadat yang ada dan dilakukan oleh para nenek moyang dahulu. Bagi orang jawa sendiri acara seperti ini sangat lumrah dilakoni apa seseorang telah mendapatkan apa yang dia inginkan, apalagi keinginan yang sangat besar.

Tahlilan dalah ritual / upacara selamatan yang dilakukan sebagian umat Islam, kebanyakan di Indonesia untuk memperingati dan mendoakan orang yang telah meninggal yang biasanya dilakukan pada hari pertama kematian hingga hari ketujuh, dan selanjutnya dilakukan pada hari ke-40, ke-100, kesatu tahun pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Ada pula yang melakukan tahlilan pada hari ke-1000. Acara tahlilan ini hampir sama dengan acara kenduren, akan tetapi biasanya acara tahlilan ini dilakukan oleh Umat Muslim.