Seorang ibu rumah tangga warga Somodaran RT 01 RW 01 Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta yang sudah melakukan usaha pembuatan telur asin selama lebih kurang 10 tahun, beliau adalah Christina Sudiyanti yang akrab dipanggil bu yanti. Dalam menekuni pembuatan telur asin ini, bu yanti di bantu oleh seorang anaknya yang bernama Bayu, telur-telur bebek yang digunakan dalam pembuatan telur asin ini, diperoleh dengan cara membeli dari tetangga maupun peternak bebek yang ada di sekitar wilayah Purwomartani. Adapun pembuatan telur asin ini meliputi :
Pemilihan telur kemudian mencuci sampai bersih dengan cara di gosok dengan serabut kelapa. Setelah pemilihan telur dan pembersihan telur, hal yang dilakukan kemudian adalah, menumbuk bata merah sampai halus kemudian dicampur air. Setelah menjadi adonan batu bata merah, telur bebek yang sudah dibersihkan tadi dibaluri dengan adonan bata merah, lalu di eramkan selama lebih 14 hari lamanya. Telur-telur bebek yang sudah dieramkan selama lebih 14 hari tersebut kemudian dibongkar dan dibersihkan kembali dengan cara mencuci dengan air. Setelah bersih, telur-telur tersebut di kukus selama lebih kurang 45 menit, kemudian di dinginkan atau diangin-anginkan sampai tidak terasa panas bila di pegang. Selanjutnya telur asin tersebut di packing atau dikemas dan siap dipasarkan. Pemasaran telur asin buatan bu yanti dipasarkan di toko-toko maupun warung yang ada di sekitar Purwomartani.
Selain kesehariannya membuat telur asin, Bu yanti juga membuat makanan ringan berupa kue Sempe.
Adapun bahan-bahan pembuatan sempe : Tepung terigu, Tepung tapioka, Telur, Garam, Vanili, Gula pasir, Minyak goreng, Margarin, wijen atau kacang
Pembuatan kue sempe :
Siapkan bahan-bahan Tepung terigu, Tepung tapioka, Telur, Garam, Vanili, Gula pasir witen atau kacang tanah, buat adonan, setelah adonan jadi, siapkan cetakan sempe di lumeri dengan minyak goreng, kemudian panggang diatas kompor, setelah matang siap di packing
